CURAH HUJAN ITU APA SIH?

CURAH hujan Jakarta pada banjir tahun 2007 adalah sebanyak 339 mm per hari, sementara curah hujan di jakarta pada banjir Januari 2013 adalah sebesar 40-100 mm per hari. Apakah arti angka curah hujan itu?

Curah hujan dihitung dengan satuan mm (milimeter), yaitu tinggi air yang tertampung pada area seluas 1m x 1m alias 1 meter persegi (m2). Jadi curah hujan 1 mm adalah jumlah air yang turun dari langit sebanyak 1 mm x 1m x 1m = 0,001 m3 = 1 liter. (sumber : bocah.info)

Nah berapa jumlah air yang “jatuh” di Jakarta pada 17 Januari 2013? Menurut BMKG, rata-rata hujan di jakarta pada tanggal 17 Januari 2013 adalah 50-150 mm per hari, dan hujan merata di seluruh wilayah Jakarta (sumber: tempo.co).

Mari kita hitung: anggap saja rata-rata hujan yang jatuh pada satu hari di tanggal 17 Januari 2013 adalah 100 mm, sementara luas wilayah DKI Jakarta adalah 600 km2. Maka total jumlah air yang jatuh di atas permukaan tanah DKI Jakarta adalah : 100 mm x 600 km2 = 0,1 m x 600.000.000 m2 = 60.000.000 m3 per hari nya. Kalau dihitung rata-rata per jam nya adalah 2,5 Juta m3.

Sebanyak 2,5 Juta meter kubik air ini selanjutnya ada yang menyerap ke dalam tanah, ada yang melimpas melalui selokan, gorong-gorong dan terus bermuara ke laut. Celakanya kalau air laut lagi pasang maka pengaliran air tadi akan terhambat, belum lagi air yang jatuh dari langit tadi juga di tambah air “kiriman” dari Bogor misalnya.

Saat katulampa mencapai ketinggian 210 m, debit air yang mengalir ke jakarta sebesar 477 m3/detik (sumber: detik.com), yang jika dihitung dalam 1 jam saja akan ada tambahan air ke jakarta sebesar 477 x 3600 detik = 1.717.200 m3. [sebagai pembanding, debit air di saluran tarum barat/kali malang yang mengalir ke Jakarta adalah sebanyak 17 m3/detik]

Dapat diduga, saat air yang begitu banyak itu tidak memiliki tempat, maka air itu akan menempati tempat2 yang dihuni manusia, dan terjadilah BANJIR.***

About these ads

2 responses to “CURAH HUJAN ITU APA SIH?

  1. Kab bogor luasnya 2jt km2, separohnya 1jt km2. persis berada di hulu DKI. Jika daerah ini hujan meski DKI cerah, dengan hitungan diatas ada air 4,16 jt m3. atau 1150 m3/detik. Yang menyerap sudah paling maximum 40%, , sisanya 700 m3/detik turun ke Jakarta. Kapsitas Ciliwung hanya 250 m3/detik sudah luber. Kemana sisanya, 450m3/detik ya sementara mapir dulu di Kp Pulo, Rw Jati, dll. Besoknya lagi dengan kelebatan yang sama, tabungan air jadi 900 m3/detik. 1 jam.

  2. Pingback: DEEP TUNNEL ATAU DEEP RESERVOIR? | WATER & SANITATION

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s