PERPIPAAN PADA BAK AIR (RESERVOIR)

JIKA kamu membuat bak penampungan air, bisa jadi reservoar, tangki, atau bahkan hanya sekedar bak mandi sekalipun, kamu tidak boleh melupakan “pakem” tentang perpipaannya.

Adapun perpipaan wajib yang harus ada dalam sebuah tangki adalah sebagai berikut

  1. Pipa inlet, wah ini sih jelas harus ada, lha wong dari mana air akan masuk ke bak kita kan?
  2. Pipa Outlet, nah ini bisa dibikin bisa tidak, tergantung bagaimana penggunaan tangki air tersebut, maksudnya adalah seperti bak air di kamar mandi kamu tidak perlu pipa outlet kan? tinggal ciduk aja!
  3. Pipa Drain, yaitu pipa yang posisinya di dasar tangki yang memungkinkan semua air beserta kotorannya bisa keluar, pipa ini digunakan untuk menguras dan membersihkan tangki
  4. Pipa Overflow, yaitu pipa yang kudu dibuat karena alasan keawetan konstrukti, yaitu pipa yang diletakkan sedemiian rupa di bagian atas tangki/bak, agar jika dalam kasus bak itu penuh, maka air tidak akam meluber kemana-mana. Pipa ini memastikan tinggi air maksimal dalam tangki/bak, sehingga air tidak akan terbuang lewat jalan yang tidak semestinya. Eh ngomong2 tentang overflow ini, kenapa ya bak cuci piring tidak ada saluran overflow nya ya? (coba deh klik dan baca disini!)
GAMPANG KAN TERNYATA…??***

One response to “PERPIPAAN PADA BAK AIR (RESERVOIR)

  1. Pingback: OVER FLOW = MUBADZIR? | WATER & SANITATION

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s