SISTEM KOMUNAL

YANG dimaksud dengan sistem komunal adalah penggabungan sistem-sistem pribadi menjadi satu dan terpusat.

Contoh dalam pengelolaan air buangan (domestik/rumah tangga) adalah menyatukan semua sistem air buangan dari setiap rumah, yang biasanya individu, menjadi dikelola bersama, dalam satu tempat yang terpusat, dengan harapan menjadi lebih “mudah” mengontrol “operasional” nya, dan well.. tentu lebih BERSIH.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu menerapkan sistem “komunal” ini, diantaranya yaitu :

  1. Secara teknis, pastikan sistem ini bisa berfungsi secara gravitasi, tidak diharapkan menggunakan tenaga bantu dari pompa misalnya, semuanya harus GRAVITASI. Maka sistem komunal harus benar-benar dipertimbangkan jika akan diterapkan di daerah yang datar/flat.
  2. Investasi terbesar dari sistem komunal ini adalah pada biaya perpipaan “distribusi” nya. Dari tiap-tiap rumah harus ada “saluran” menuju tempat pengolahan terpusat. Biaya semakin mahal jika sistem ini mau dilaksanakan pada daerah yang sudah terbangun.
  3. Pastikan ada yang mengelola sistem ini saat sudah terbangun, pengelolaan meliputi operasional dan pemeliharaannya. Pengelolaan bisa dilakukan oleh instansi pemerintah terkait, swasta, atau partisipasi masyarkat. Penetapan siapa yang akan mengelola ini harus menjadi komitmen, kesepakatan yang sejak awal harus sudah dipastikan.

BEGITULAH..***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s