HEAD LOSS, SISA TEKAN, APA LAGI TUH?

DALAM perencanaan pipa distribusi, atau kalau kebetulan kamu melihat desain perpipaan, tentu kamu akan banyak mengenal hal seperti kehilangan tekanan, sisa tekan,  delivery head. Wah…wah, apa sih maksud dari itu semua? koq kayaknya semuanya sama aja deh, bingung gak sih??

Bicara masalah perpipaan, terdapat dua hal yang jadi pokok pembicaraan kita, yaitu PIPA dan TITIK/node, Pipa artinya ya jalur perpipaan itu sendiri, sementara TITIK, adalah misal tempat kamu membuka kran atau titik kamu “mengambil” air.

Nah coba kamu amati gambar berikut, disana terdapat ilustrasi bagaimana air mengalir dari tempat tinggi ke daerah pelayanan, dan bagaimana garis-garis energi yang membuat air itu bisa “mengalir”.

Nah, sekarang bayangkan, baik dari gambar maupun dalam kenyataan sehari-hari. Saat air sudah mengisi pipa menuju ke daerah pelayanan, namun kamu tutup (tidak dalam posisi mengalir). Air diam dalam pipa, bagaimana tekanan air dalam pipa itu? Misal kamu ukur tekanan itu pada titik sebarang di sepanjang pipa, tentu kamu akan mendapati semakin “turun” ke daerah pelayaanan, tekanan airnya semakin bertambah. Namun membentuk ketinggian yang segaris (inilah yang disebut garis energi) dengan titik sumbernya (bingung kan? ntar saya cari gambar ilustrasinya dulu)

Kemudian, saat air mengalir, yang terjadi adalah “garis energi” tadi akan “turun” (tidak datar lagi), hal ini karena selama mengalir dalam pipa, terjadi “pengurangan” energi akibat gesekan air dalam pipa. INILAH yang disebut sebagai kehilangan tekanan atau HEAD LOSS. Semakin kecil diameter pipa tentu head loss nya semakin besar, semakin panjang pipa juga semakin besar kehilangannya (hal ini berlaku kebalikannya)

Nah akibat dari kehilangan tekan atau head loss ini adalah, akan mengurangi “jatah” energi statis yang seharusnya tiba di sebuah titik tempat kamu mengambil air. Tekanan yang “tersisa” di titik itu disebut SISA TEKAN.

Jadi jelas kan, bahwa head loss yang ada di beberapa persamaan hidrolis, adalah situasi kehilangan tekanan pada air yang sedang melaju di dalam pipa. Sementara di titik yang telah kamu tentukan , adalah tinggal berapa sisa tekan nya.

Sisa tekan ini lah yang menjadi acuan, titik dimana perencanaan kamu dimulai. Jadi misal supaya air bisa “ngocor” masuk ke dalam rumah (bahkan lantai 2) diperlukan sisa tekan sebesar 10 meter.

UDAH JELAS KAN?***

One response to “HEAD LOSS, SISA TEKAN, APA LAGI TUH?

  1. waah, ini nih materi yang akan diujiankan besok. Mau numpang tanya pak/bu, adakah hubungan antara sisa tekan dengan perbedaan muka air? Terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s