JEJAK AIR, BUAT APA?

KAMU sudah memahami tentang berapa banyaknya air yang beredar di bumi kita ini. Seperti yang pernah kamu baca pada artikel sebelumnya tentang air (klik disini), bahwa air itu milik TUHAN, dan tidak akan berkurang dan bertambah sejak dunia ini diciptakan, namun yang jadi persoalan adalah keberadaan air bersih yang merata.

Konsep “water balance” atau neraca air adalah upaya manusia untuk membuat hitung-hitungan atas sumber air yang “nyata”. Namun dalam berkembangnya waktu, dekade belakangan muncul pula konsep “air tidak nyata” atau “virtual water” yaitu banyaknya air yang digunakan dalam proses produksi sebuah benda.

Konsep “Virtual water” ini dilanjutkan dengan konsep “jejak air” atau “water footprint” yang menyempurnakan konsep virtual water, yaitu jumlah air yang digunakan dalam proses produksi dan dikonsumsi untuk setiap individu, hingga tingkat negara.

Masih bingung dengan konsep “water footprint” dan “virtual water”?, well, coba deh jika kamu dihadapkan bahwa untuk di dalam 1 kg daging sapi membutuhkan 16.000 liter air, sementara untuk 1 kg beras membutuhkan air 3000 liter (itu adalah keseluruhan air yang dibutuhkan untuk makan dan minum sapi, memandikan sapi, mengairi sawah, dan proses proses pemotongan hewan dan sebagainya).

Banyak gambar atau ilustrasi yang bisa kamu lihat mengenari perbandingan-perbandingan tersebut, biasanya perbandingan sekian liter untuk menghasilkan per unit barang, per satuan harga barang, per bobot barang, hingga per satuan energi dari barang tersebut (coba klik disini)

Pada akhirnya semua gagasan tersebut adalah untuk memberi “nilai” yang sama pada semua negara tentang penggunaan air. Termasuk di dalamnya adalah upaya untuk “menghargai” air sebagai bagian proses produksi layaknya kebutuhan energi yang menentukan harga jual barang yang diproduksi tersebut.

Dengan memahami kebutuhan air setiap barang yang diporduksi, dapat juga dijadikan acuan bagi kita untuk memulai mengkonsumsi barang-barang yang “ramah” menggunakan air (misal dengan mulai mengurangi mengkonsumsi daging)

Itu salah satu contoh manfaat memahami JEJAK AIR, atau ada manfaat lain, silakan berkomentar.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s