DAM DURIANGKANG vs GIANT SEA WALL JAKARTA

https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/-hQMTgAl6Bck/ULieLxY9oAI/AAAAAAAACds/pgf5Jv5QI94/s1600/5.jpgAPAKAH Jakarta bisa memenuhi kebutuhan air baku nya dengan membangun bendungan besar di Teluk Jakarta seperti halnya upaya Batam dalam membendung air laut nya?

Mari kita coba bandingkan antara situasi Batam dan Jakarta :

  1. Pulau Batam memiliki Teluk-teluk yang jauh menjorok ke daratan dan membentuk Estuari yang luas. Upaya membendung agar air laut tidak masuk ke dalam Teluk/Estuari dapat dibuat dengan mencari “mulut” teluk yg jaraknya seminimal mungkin. Dam Duriangkang memiliki panjang 952 m, sementara Dam Tembesi yang sedang dibangun akan memiliki panjang bendungan 2.016 m.
    Teluk Jakarta bukan merupakan Estuari, untuk membangun Bendungan “menutupi” teluk Jakarta, setidaknya diperlukan Bendungan dengan panjang 35 km.
  2. Air yang masuk ke dalam waduk buatan di Batam adalah berasal dari Air hujan dan limpasannya. Tidak ada sungai dengan DAS (Daerah Aliran Sungai) luas di Batam. Air di Waduk buatan memiliki Kualitas yang relatif baik untuk selanjutnya bisa diolah menjadi Air bersih atau Air minum.
    Sungai yang masuk ke Waduk di Teluk jakarta seandainya nanti Bendungan dibangun adalah berasal dari 13 sungai yang ada di Jakarta. Beberapa sungai memiliki DAS yang luas diluar wilayah DKI, yaitu dari Bogor, Depok, Jawa Barat. Kualitas air sungai saat ini sudah sangat tercemar. Perlu pengolahan yang cukup ketat dan mahal tentunya untuk bisa memanfaatkan air jenis ini.
  3. Tujuan utama dibangunnya Bendungan Duriangkang atau Tembesi adalah untuk pemenuhan kebutuhan air baku yang selanjutnya diolah menjadi air bersih/air minum.
    Tujuan dibangunnya Giant Sea Wall Jakarta adalah untuk melindungi pesisir Jakarta dari air pasang yang saat ini selalu menderita banjir pasang (rob), mengingat konon 40% wilayah Jakarta saat ini sudah berada di bawah permukaan air laut.

https://i0.wp.com/4.bp.blogspot.com/-Q82dADW2ay4/ULieM3s-vSI/AAAAAAAACd4/TVTt_7IELI0/s1600/petajakartabatam2.jpgDengan perbandingan seperti diatas, jika ingin memanfaatkan Giant Sea Wall Jakarta sebagai alternatif sumber air baku, perlu upaya lebih keras untuk memanfaatkan air yang “tertampung” di teluk Jakarta tersebut.

Namun mengingat sulitnya mendapatkan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih/minum warga nya, nampaknya Jakarta harus mau menempuh segala cara termasuk memanfaatkan air tampungan Giant Sea Wall Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s