OOT : JELANG PUASA DAN HARI RAYA (kapan mulai puasa?)

MARI kita mencoba mengamati “hilal” dengan menggunakan software stellarium

Stellarium dapat di download dari http://stellarium.org gratis

Stellarium adalah software yang menghadirkan planetarium di computer kita, segala peredaran benda2 angkasa, matahar, bulan, planet, bintang, dapat kita lihat keseluruhannya dalam computer. Kita juga dapat mengatur waktu yang kita inginkan untuk melihat posisi benda2 angkasa itu pada waktu tersebut.

Kali ini akan kita amati bagaimana posisi bulan dan matahari pada tanggal 8 Juli 2013.

Telah kita ketahui bersama penaggalan Islam menggunakan system peredaran bulan, artinya tanggal 1 yang mengawali sebuah bulan ditandai dengan penampakan “bulan baru” di angkasa. Umat Islam sejak dahulu mengamati datangnya bulan baru dengan mengamati HILAL (bulan sabit muda) pada saat matahari terbanam.

Dengan perkembangan teknologi, perhitungan peredaran bulan dan matahari dapat dilakukan, namun pengamatan dengan mata pun masih menjadi penanda “sah-nya” dimulainya tanggal 1 Hijriyah

Akibatnya terdapat dua metode penentuan Awal bulan Hijriah yaitu

  1. Wujudul Hilal (terbentuknya Hilal) dengan syarat
    1. Saat senja, matahari pertama kali lebih dulu terbenam kemudian disusul oleh bulan
  2. Rukyatul Hilal (Terlihatnya Hilal), dengan syarat
    1. Tinggi Hilal dari cakrawala minimal 2 Derajat
    2. Jarak bulan-matahari minimal 3 derajat
    3. Umur bulan saat matahari terbenam setelah konjungsi minimal 8 jam

Mari kita gunakan stellarium yang telah terinstall di computer kita, atur situasi pada tanggal 8 Juli 2013, dan atur juga Jam hingga saat matahari terbenam. (ket: percobaan dibawah ini mengambil basis pengamatan di Jakarta)

Terlihat bahwa pada tanggal 8 Juli 2013 matahari terbenam pada pukul 17.51 (saat matahari tepat melewati cakrawala 0 derajat), pada situasi itu terlihat juga bulan berada sedikit diatas cakrawala (0,43 derajat).

Jika mengikuti persayaratan wujudul hilal, maka situasi pada tanggal 8 Juli 2013 sudah memenuhi untuk disebut memasuki tanggal 1 Ramadhan, artinya esok harinya tanggal 9 Juli 2013 sudah mulai berpuasa.

Namun posisi bulan yang  amat rendah di cakrawala (hanya 0,43 derajat) sangat mustahil bisa diamati oleh mata. Dan situasi ini memang belum memenuhi syarat Rukyatul Hilal.

Mari kita amati dengan stellarium posisi bulan-matahari pada keesokan harinya yaitu tanggal 9 Juli 2013.

Pada tanggal itu Matahari terbenam pada pukul 17.51, dan bulan sudah berada pada lebih dari 10 derajat, dan besar kemungkinan terlihat oleh mata.

Berdasarkan Rukyatul Hilal nampaknya Awal Puasa akan terjadi pada tanggal 10 Juli 2013.

Bagaimana dengan Awal  bulan Syawal ? mari kita lihat stellarium lagi.

Atur situasi tanggal 7 Agustus 2013. Matahari akan terbenam pada jam 17.55, dan  terlihat bulan sudah cukup tinggi (3,64 derajat), baik menggunakan kaidah Wujudul Hilal maupun Rukyatul hilal, masing-masing persayaratan terpenuhi pada tanggal itu, artinya Lebaran akan dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2013 secara bersamaan, tidak ada perbedaan.

Sebagai perbandingan, coba atur pada tanggal 6 Agustus 2013, terlihat bahwa memang bulan masih terbenam lebih dahulu dan belum terjadi konjungsi/ijtima/posisi bulan, matahari dan bumi dalam satu bidang, sehingga memang awal bulan Syawal belum jatuh pada keesokan harinya.

Bagaimana keputusan akhirnya? Mari kita tunggu dan ikuti pengumuman resmi dari Pemerintah.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s