MENGAPA TANGKI SEPTIK HARUS DI SEDOT?

“SUDAH puluhan tahun ‘sapiteng’ rumah saya tidak di sedot, dan tidak ada masalah, bagus kan?” ujar seorang tua dalam sebuah rembug warga terkait akses sanitasi.

Memang persepsi kebanyakan orang tentang kemana buangan tinja di rumahnya harus menuju sebenarnya sudah tepat, yakni harus ke ‘sapiteng’ atau septic tank, atau tangki septik. Kecuali bagi mereka yang tinggal di tepian badan air atau sungai besar, kadang kerap tidak mau repot menyediakan sapiteng, alias langsung mengarahkan pembuangan dari klosetnya langsung ke sungai, byurrrr.

Hampir di seluruh rumah di daerah Jawa Tengah (tidak menutup kemungkinan di seluruh Indonesia), jika pemilik rumah meminta bantuan tukang untuk membuatkan ‘sapiteng’, maka akan dibuatkan dengan jenis sebagai berikut : 1) dari kloset buangan tinja mengalir menuju ‘bak penghancur’ terbuat dari bata yang di plaster berukuran p x l x t , 0,6 m x 0,6 m x 0.6 m; 2) dari bak penghancur, masuk ke lubang tanah (tidak dilapis) dengan diameter 60 cm dan dalam minimal 2 m (beberapa kasus ditemui dalam hingga 4 m) dan ditutup dengan cor-coran dan diberi pipa ventilasi udara.

Dapat dipastikan bahwa ‘sapiteng modifikasi’ ini adalah masih masuk golongan cubluk atau jumbleng, alias tinja yang masuk ke dalamnya akan meresap ke dalam tanah. Dan itu artinya jika limbah tinja meresap ke dalam tanah, maka memang tidak akan perlu di sedot sepanjang masa.

Jika mengacu kepada tangki septik SNI, dimana tidak seluruh bagian dari limbah tinja dibiarkan meresap ke dalam tanah, maka memang seharusnya tangki septik itu harus “dikuras” dari lumpur yang memenuhi tangki septik , setiap 3 tahun sekali.

Kembali kepada persepsi kebanyakan orang, bahwa ‘sapiteng’ itu baru disedot jika ada masalah, yakni mampet (aliran menuju ‘sapiteng’ terganggu), bukan mampet karena sapitengnya penuh, lha wong gimana bisa penuh? Semuanya meresap ke dalam tanah kok.***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.