OVER FLOW = MUBADZIR?

OVERFLOW, istilah ini tentu sudah tidak asing lagi. Begitu juga dengan pipa overflow pada sebuah bak reservoir, ini juga sudah tidak asing (baca, klik disini). Pipa overflow didesign untuk mengalirkan air yang “kebetulan” memenuhi sebuah tangki atau bak air (reservoar) sehingga air itu tidak “luber” dan membasahi struktur bangunan tangki atau bak tersebut.

Kenapa peristiwa “luber” ini harus dihindari? Tentu saja sifat air yang “jahat” akan merusak konstruksi bangunan air itu sendiri. Sehingga air yang tumpah itu tadi harus dialirkan ke tempat yang terkendali melaui pipa overflow.

Di bagian mana pipa overflow itu di pasang?

Yang dimaksud adalah di bagian mana inlet pipa overflow di pasang? Tentu saja di bagian atas tangki atau bak air, dan lagi-lagi tujuannya adalah supaya air yang “kebetulan” terus naik memenuhi tangki/bak air lantas tidak luber melewati dindingnya. Dengan adanya pipa overflow ini, maka air yang terus naik tadi akan keluar melalui pipa ini sehingga air tidak bertambah tinggi. Dengan kata lain, tinggi maksimum air yang akan terjadi pada tangki atau bak air itu adalah sebatas inlet pipa overflow itu terpasang.

Berapa diameter pipa overflow ?

Diameter nya minimal sama dengan diameter pipa masuk atau inlet

Berapa jumalah pipa overflow?

Jumlahnya cukup satu, bahkan untuk kelompok bak puluhan meter yang saling berhubungan hanya diperlukan 1 buah pipa overflow (apalagi buat bak kecil berdimensi kurang dari 5 meter). Kenapa?

Pertama, pipa overflow adalah untuk kebutuhan emergency yang hanya diperuntukkan untuk escape way atau jalan keluar jika terjadi kejadian luar biasa. Menyediakan banyak pipa overflow untuk mengantisipasi “membuang” banyak air ?, periksa kembali deh design nya.

Kedua, pipa overflow adalah pipa yang diperuntukkan “membuang” kelebihan air, sehingga jika dibangun banyak pipa overflow maka diperlukan saluran-saluran pengaliran buangan yang tentu akan membuat sistem yang seharusnya sederhana menjadi rumit.

Acessories apa yang dipasang di pipa overflow?

Tidak ada acessoris apapun!! selain bend.

Valve dan sejenisnya tidaklah diperlukan, karena prinsip emergency dan spontan tidak akan berlaku dengan adanya avessories tersebut.

Ke mana air over flow dialirkan?

Dibuang!, oleh karena itu buatkan saluran yang memudahkan overflow tersebut terbuang dengan mudah, cepat, dan sempurna alias tidak mengganggu aktivitas sekeliling misal menggenang, atau bahkan merusak konstruksi bangunan air.

Tapi bukankah air yang ada dialam tangki air adalah air bersih, tentu mubazir jika dibuang-buang?

Mubadzir? Seorang Insinyur yang baik tidak akan pernah merencanakan sebuah tangki atau bak air yang melulu mengalami overflow, berarti ada kesalahan mengenai besarnya tangki, bak air, atau diameter perpipaan yang di design. Sekali lagi, pipa overflow hanyalah sebuah jalan keluar darurat.

Well, tentu akan lebih mubadzir membayar insinyur yang memasang beberapa buah pipa overflow dalam satu bak.atau menghubungkan pipa overflow ke pipa outlet agar bisa dimanfaatkan oleh pelanggan.***

(foto : courtesy by SGP Project)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s